
BATAM — Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batam menetapkan 21 peserta lulus screening untuk mengikuti Latihan Kader I (LK I) HMI Komisariat Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Penetapan tersebut diumumkan pada 27 Oktober 2026 melalui akun Instagram resmi BPL HMI Cabang Batam, @bpl.hmicabangbatam.
Kegiatan LK I ini diawali dengan proses pendaftaran yang diikuti oleh 30 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Batam. Selanjutnya, BPL HMI Cabang Batam melaksanakan tahapan screening pada 24–25 Oktober 2026 sebagai bagian dari proses seleksi calon peserta sebelum ditetapkan sebagai peserta yang berhak mengikuti kegiatan perkaderan formal HMI.
Berdasarkan hasil seleksi tersebut, sebanyak 21 peserta dinyatakan lulus, sedangkan sembilan peserta lainnya dinyatakan belum lulus screening. Hasil seleksi diumumkan secara terbuka melalui kanal resmi organisasi sebagai bentuk penyampaian informasi kepada seluruh calon peserta.
Ketua Umum BPL HMI Cabang Batam, Irvandi, menyampaikan bahwa pelaksanaan LK I bukan sekadar agenda perkaderan formal, melainkan bagian penting dari upaya membangun kualitas sumber daya kader HMI yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta kesadaran terhadap tanggung jawab keumatan dan kebangsaan.
“Kami berharap LK I Komisariat UNRIKA ini menjadi bukti nyata bahwa perkaderan HMI, khususnya di Cabang Batam, terus bergerak menuju arah yang lebih baik. Perkaderan tidak boleh berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata, tetapi harus mampu melahirkan kader yang memiliki kualitas intelektual, kematangan spiritual, integritas kepribadian, serta kesadaran untuk mengambil peran dalam menjawab persoalan umat dan bangsa,” ujar Irvandi.
Menurutnya, proses screening merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk memastikan kesiapan calon kader dalam mengikuti tahapan perkaderan. Namun, keberhasilan LK I tidak hanya ditentukan oleh proses seleksi dan pelaksanaan kegiatan, melainkan juga oleh proses pembinaan dan pendampingan setelah latihan kader selesai.
Ia menegaskan bahwa BPL HMI Cabang Batam memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan latihan, memperkuat kapasitas instruktur, serta mendorong keberlanjutan pembinaan kader di tingkat komisariat.
“Harapan kami, 21 peserta yang telah dinyatakan lulus screening dapat mengikuti seluruh rangkaian LK I dengan sungguh-sungguh. Mereka harus memahami bahwa menjadi kader HMI bukan sekadar memperoleh status keanggotaan, melainkan memulai proses panjang untuk membentuk diri menjadi insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridai Allah Swt.,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan LK I Komisariat UNRIKA kali ini, Muhamad Pajri Marta Gunawan ditetapkan sebagai Master of Training (MoT), dengan Irgi Ananda P. dan Andri Saputra sebagai anggota tim pelaksana latihan.
Penetapan tim pelaksana tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis dan substantif untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan perkaderan HMI. Peran tim latihan diharapkan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan daya kritis, serta penanaman nilai-nilai dasar perjuangan HMI kepada para peserta.
Pelaksanaan LK I Komisariat UNRIKA ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jangkauan perkaderan HMI di Kota Batam sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam mencetak kader yang berkualitas dan mampu berkontribusi di lingkungan kampus maupun masyarakat.
BPL HMI Cabang Batam menegaskan bahwa keberhasilan perkaderan harus diukur melalui kualitas kader yang dihasilkan serta keberlanjutan proses pembinaan setelah kegiatan berakhir. Dengan demikian, LK I tidak hanya menjadi pintu masuk keanggotaan, tetapi juga menjadi titik awal perjalanan intelektual, spiritual, dan organisatoris bagi setiap kader HMI.
Tentang BPL HMI Cabang Batam
Badan Pengelola Latihan HMI Cabang Batam merupakan unsur organisasi yang berperan dalam pengelolaan dan pengembangan kualitas perkaderan HMI. Melalui penyelenggaraan latihan kader dan penguatan kapasitas instruktur, BPL berupaya mendorong lahirnya kader HMI yang berintegritas, berwawasan luas, serta memiliki komitmen terhadap perjuangan keumatan dan kebangsaan.


